
Harga emas naik pada hari Kamis, didorong oleh permintaan aset aman di tengah volume perdagangan yang rendah setelah liburan Natal, karena pasar menunggu sinyal mengenai ekonomi AS di bawah pemerintahan Trump yang akan datang dan strategi suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2025.
Harga emas spot naik 0,7% menjadi $2.633,32 per ons. Harga emas berjangka AS naik 0,6% menjadi $2.650,20.
"Sebagian kenaikan harga emas berkaitan dengan apa yang terjadi di Ukraina dengan serangan Rusia terhadap sistem kelistrikan Ukraina," kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Rabu bahwa ia meminta Departemen Pertahanan AS untuk melanjutkan lonjakan pengiriman senjata ke Ukraina setelah mengutuk serangan Rusia pada Hari Natal terhadap beberapa kota di Ukraina dan sistem energinya.
"Emas akan tetap dibeli oleh bank sentral, dan seiring berlanjutnya inflasi, Anda mungkin melihat peningkatan permintaan emas di sisi ritel juga," kata Pavilonis seraya menambahkan bahwa harga diperkirakan akan menembus $3.000 tahun depan.
Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap gejolak geopolitik dan inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Logam kuning tersebut telah naik 28% sepanjang tahun ini dan mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di $2.790,15 pada 31 Oktober.
Tahun depan akan menjadi periode yang sangat fluktuatif untuk emas batangan, paruh pertama akan positif dengan meningkatnya ketegangan geopolitik sementara paruh kedua dapat melihat beberapa aksi ambil untung, kata Ajay Kedia, direktur di Kedia Commodities, Mumbai.
Saat Donald Trump bersiap untuk kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, pasar akan memantau dengan saksama data ekonomi AS untuk mengukur bagaimana Fed akan menavigasi tekanan inflasi yang diantisipasi dari kebijakan pemerintahannya, termasuk tarif, deregulasi, dan reformasi pajak.
Setelah memangkas suku bunga secara agresif pada bulan September dan November tahun ini, The Fed tetap memangkas suku bunga pada bulan Desember tetapi mengisyaratkan pengurangan yang lebih sedikit pada tahun 2025.
Harga perak spot naik 0,8% menjadi $29,84 per ons, platinum turun 0,6% menjadi $938,25, dan paladium turun 2,6% menjadi $929,04.(Cay) Newsmaker23
Sumber: CNBC
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...